Senin, 27 Mei 2013

Akhlaq

Akhlaq

Rasul Saw diutus dan diperintahkan untuk memperbaiki akhlak manusia
“Dan tidaklah aku diutus kepada manusia melainkan utuk menyempurnakan akhlak” (al hadits)
Khoirukum ahaasinukum akhlaaqo
Sebaik-baik kamu yaitu yang paling baik keadaan akhlaqnya. (HR Bukhari Muslim)
Akhlak : tindak-tanduk / perilaku, sikap dan tindakan perbuatan kita sehari-hari
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS Al Ahzab ayat 21)
Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah yaitu Islam
Aqidah merupakan pengikat yang paling kokoh dan Paling tinggi nilainya
Ukhuwah islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam
Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam.
Dengannya, umat Islam akan kokoh dan dapat menggunakan seluruh potensi yang ada untuk meraih kejayaan.
Pentingnya ukhuwah ini tergambar dalam firman Allah Swt :
  “Dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walapun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Qs Al Anfaal ayat 63

Syarat-syarat Ukhuwah Islamiyah :
1. Ikhlas, mengharap ridha Allah
Bukan karena adanya pamrih tertentu, misalnya
karena cantik / tampan, kaya, pandai, dll
2. Setia, baik di kala susah dan senang (loyalitas)
3. Wa ta wa shaubil haq wa ta wa shaubi shobr, nasehat menasehati karena Allah Swt.
Qs. Al Ashr 1-3
4. Terjalin diantara sesama mukminin dan muttaqin
5. Iltizam (komitmen) dengan ajaran agama Islam
Karena ukhuwah ini dilandasi rasa cinta karena Allah,maka ia tidak tumbuh dengan sendirinya tanpa ada usaha dari kita.
Tahapan-tahapan Ukhuwah Islamiyah :  
   1.Ta’aruf (saling mengenal): kenal ciri fisiknya, aktivitas kegiatannya, cara berpikirnya dan tahu karakter kepribadiannya 
2.Tafahum (saling memahami) : adanya perpaduan hati, perpaduan pemikiran, dan perpaduan kerja
3.Ta’awun (saling menolong); yaitu keinginan dan keikhlasan untuk saling menolong, tanpa menunggu saudaranya meminta bantuan
4.Takaful (rasa senasib dan sepenanggungan / saling berkorban) yang akan melahirkan sikap itsar (mendahulukan kepentingan saudaranya)

Baca lagi di referensi yuk..

}  Materi Asistensi Agama Islam UGM untuk mutarobbi
}  Al Quran dan Terjemahnya
}  Tafsir Qur an Ibnu Katsir
}  Kitab Tauhid 1 DR Shalih bin Fauzan penerbit UII
}  Pengantar Studi Aqidah Islam DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al Buraikan terjemah Ust Anis Matta

}  dll 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar